Senin, 12 Januari 2015

Kemiripan CR7 Dengan Gareth Bale


1. Kecepatan dan Tendangan Keras

Tak bisa dipungkiri lagi kalau kecepatan dan tendangan keras dari luar kotak penalti menjadi ciri khas dari Ronaldo dan Bale. Bahkan, ada yang menyebut kalau gaya berlari Bale mirip dengan pemain termahal di dunia saat ini. Keduanya juga sering mencetak gol dari luar kotak penalti.

2. Eksekusi Tendangan Bebas
Kemiripan lain dari Bale dan Ronaldo saat sedang mengeksekusi tendangan bebas. Saat menjadi algojo tendangan bebas, keduanya akan mengambil tujuh langkah ke belakang dari posisi bola. Kaki Bale dan Ronaldo juga sama-sama direnggangkan.

Namun ada yang membedakannya, CR7
menendang bola dengan kaki kanannya. Sedangkan Bale menggunakan kaki kiri.

3. Mesin Gol
Di musim 2012-13, keduanya menjadi mesin gol bagi klubnya masing-masing. Ronaldo mencetak 34 gol dari 34 penampilannya di La Liga bersama Madrid. Sementara Bale menorehkan 21 gol dari 33 pertandingan di Liga Primer Inggris.

4. Meraih Dua Penghargaan
Saat masih bermain di Liga Primer Inggris bersama Manchester United, Ronaldo meraih penghargaan pemain terbaik dan pemain muda terbaik Liga Inggris di tahun 2007. Bale juga meraih penghargaan itu di tahun 2013.

5. Ekspresi Kekecewaan
Entah memang disengaja atau tidak, saat keduanya gagal mengirimkan bola ke gawang lawan, Bale dan Ronaldo selalu mengangkat kedua tangannya sebagai tanda kekecewaan.

Tragedi Terburuk Dalam Sepakbola

Kali ini kami merangkum 10 Tragedi Terburuk dalam Sepakbola. Ya, tak bisa dipungkiri bahwa dibalik hingar-bingar dan serunya pertandingan olahraga paling digemari di muka planet ini terselip beberapa kisah tragis yang terjadi sepanjang sejarah.
10-tragedi-terburuk-dalam-sepakbola
Kejadian-kejadian yang sampai memakan korban jiwa dalam jumlah banyak itu selain mencoreng persepakbolaan namun di sisi lain juga memberikan pembelajaran bagi pihak-pihak yang berkecimpung di dalamnya untuk terus memperbaiki segala hal agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Berikut ini rangkuman kami tentang 10 Tragedi Terburuk dalam Sepakbola.
10. Tragedi Heysel
tragedi-terburuk-dalam-sepakbola
Kekerasan antar suporter mulai terjadi hanya sesaat sebelum kick-off pertandingan final Piala Eropa 1985 yang sekarang bernama European Champion's League, yang mempertemukan klub Italia, Juventus dan Liverpool dari Inggris di stadion Heysel, Belgia.
Begitu peluit tanda pertandingan dimulai, kerusuhan meningkat. Para pendukung Liverpool menyerang area stadion yang diperuntukan bagi suporter Juventus dimana pembatas dari area kedua supporter tersebut hanyalah berupa untaian rantai yang tidak permanen. Tindakan pendukung liverpool tersebut menyebabkan tembok pembatas roboh dan menimpa para penonton dibawahnya dan menyebabkan 39 orang meninggal dunia. Sebagian besar korban tersebut merupakan fans Juventus.
Setelah kejadian itu, federasi sepakbola Inggris, FA melarang seluruh klub Inggris untuk mengikuti kejuaran-kejuaraan di tingkat Eropa selama 5 tahun, sementara khusus bagi Liverpool larangan itu berdurasi 6 tahun.
Stadion Heysel kemudian dirombak total dan berganti nama menjadi King Baudouin Stadium, yang merupakan tempat berlangsungnya pertandingan pembuka gelaran Euro 2000.
9. Tragedi Kayseri Atatürk
10-tragedi-terburuk-dalam-sepakbola
Bila menyebut nama stadion Atatürk, maka akan mengingatkan kita pada tempat bersejarah bagi klub Liverpool dimana pada tahun 2005 mereka berhasil menjuarai Liga Champion Eropa setelah sempat tertinggal 0-3 terlebih dahulu dari AC Milan.
Tapi stadion Atatürk yang dimaksud disini bukanlah stadion yang berada di kota Istanbul tersebut, namun sebuah stadion dengan nama yang sama namun terletak di kota industri Kayseri di bagian tengah Turki.
Pada tahun 1967 digelar pertandingan liga antara klub Kayserispor yang bertindak sebagai tuan rumah menghadapi tamunya klub Sivasspor. Entah bagaimana awalnya, pada saat jeda babak pertama pertandingan, supporter kedua kesebalasan terlibat baku hantam. Diantara mereka bahkan ada yang mempersenjatai diri dengan pisau dan tongkat.
Ketika kekerasan mulai tak terkendali, para penonton mulai berusaha menyelamatkan diri dengan berdesakan keluar melalui pintu-pintu stadion. Namun karena besarnya jumlah penonton yang berebut keluar, sejumlah 40 penonton tewas terinjak-injak dalam kejadian tersebut.
Sampai saat ini, tragedi stadion Atatürk di kota Kayseri ini menjadi tragedi terburuk dalam sejarah sepakbola Turki.
8. Tragedi Ellis Park
10-tragedi-terburuk-dalam-sepakbola
Tragedi ini terjadi 9 tahun sebelum stadion Ellis Park menjadi salah satu venue pesta sepakbola terakbar, Piala Dunia, dimana Afrika Selatan menjadi tuan rumah pada tahun 2010.
Saat menggelar pertandingan derbi antara Kaizer Chiefs dan Orlando Pirates, stadion berkapasitas 60 ribu penonton ini telah terisi penuh. Namun ada sekitar 30 ribu penonton yang tidak kebagian tiket memaksa untuk masuk ke dalam stadion.
Saat Orlando Pirates berhasil mencetak gol penyeimbang pada babak pertama, kerumunan di luar stadion menjadi tak terkendali dan mulai mendorong masuk ke dalam stadion. Akibatnya, 43 orang meninggal akibat terdesak dan terinjak-injak.
7. Kebakaran Valley Parade
10-tragedi-terburuk-dalam-sepakbola
Seharusnya hari itu menjadi saat yang menyenangkan bagi supporter klub Bradford City yang telah memastikan promosi ke Divisi Dua liga Inggris (sekarang bernama League Championship) pada musim semi bulan Mei 1985.
Stadion Valley Parade terisi penuh saat tim tuan rumah melakoni pertandingan terakhir musim itu menghadapi Lincoln City. Lalu ketika pertandingan babak pertama akan berakhir terjadilah kebakaran kecil di salah satu tribun penonton. Api yang menyebar dengan cepat membuat penonton panik dan mulai berlari menuju pintu keluar.
Polisi dibantu beberapa suporter yang berusaha memadamkan api tidak berhasil menemukan alat pemadam. Asap segera memenuhi stadion dan membuat pertandingan dihentikan. Para pemain dari kedua kesebelasan akhirnya ikut berusaha menyelamatkan para penonton namun 56 jiwa melayang pada kejadian itu.
Setelah tragedi ini, FA mengeluarkan peraturan yang melarang penggunaan kayu sebagai bahan bangunan stadion di seluruh Inggris. Selain itu mereka mengeluarkan regulasi yang mengatur pendirian stadion dengan memperhatikan aspek-aspek keamanan penonton.
6. Tragedi Ibrox

Pada Januari 1971 sejumlah 80 ribu penonton memenuhi stadion Ibrox milik klub Glasgow Rangers. Pada siang yang dingin itu mereka menghadapi rival sekota sekaligus musuh bebuyutan mereka di liga Skotlandia, Glasgow Celtics.
Tuan rumah tertinggal 0-1 hampir sepanjang pertandingan yang menyebabkan banyak supporter mulai meninggalkan stadion beberapa menit sebelum pertandingan berakhir. Hal yang lazim bagi fans yang kecewa dengan performa tim yang didukungnya. Namun di saat-saat akhir pertandingan, Rangers berhasil mencetak gol penyeimbang yang melecut kegembiraan para supporter.
Namun rupanya hal tersebut memicu bencana yang disebabkan oleh para penonton yang telah keluar dari stadion berusaha untuk memasuki stadion kembali. Mereka yang saling berdesak-desakan dan saling injak menumbulkan tumpukan tubuh manusia.
Sebanyak 66 jiwa melayang pada kejadian tersebut. Termasuk didalamnya 5 anak-anak yang terhimpit dan terinjak oleh kerumunan penonton dewasa.
Setelah kejadian tersebut, stadion Ibrox mengalami renovasi besar-besaran. Dan setelah beberapa kali melakukan penyesuaian, stadion ini mendapat predikat bintang 5 dari UEFA.
5. Tragedi Luzhniki
10-tragedi-terburuk-dalam-sepakbola
Tragedi yang hampir mirip dengan kejadian di stadion Ibrox ini terjadi ketika stadion Luzhniki menggelar pertandingan piala UEFA yang mempertemukan Spartak Moscow yang bertindak sebagai tuan rumah menghadapi lawan mereka dari Belanda, HFC Haarlem, di bulan Oktober 1982.
Spartak yang memimpin 1-0 sampai menjelang akhir pertandingan, dimana telah banyak penonton yang mulai meninggalkan stadion, mencetak gol kedua. Hal ini tentu saja menimbulkan kehebohan yang menarik para penonton yang telah meninggalkan stadion masuk kembali. Akibatnya terjadi benturan antara kelompok yang ingin masuk kembali ke dalam stadion dengan mereka yang ingin keluar meninggalkan stadion. Dan korban jiwa berjatuhan pada kejadian itu.
Saat tragedi terjadi, Russia yang masih menjadi bagian Uni Soviet dengan paham komunisnya mengontrol media dan mengeluarkan laporan resmi tentang jumlah korban jiwa yaitu sejumlah 67 orang meninggal dunia.
Namun 7 tahun kemudian, sebuah majalah menyelidiki kejadian tersebut dan menyatakan jumlah korban meninggal tak kurang dari 340 orang.
Sampai saat ini, belum ada konfirmasi remi mengenai jumlah korban sebenarnya.
4. Tragedi Port Said
10-tragedi-terburuk-dalam-sepakbola
Kerusuhan terjadi ketika peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya pertandingan antara tuan rumah Al-Masry yang menghadapi klub asal Kairo, Al-Ahly pada bulan Januari 2012.
Berdasarkan laporan awal, penyebab kerusuhan ini bermula ketika suporter garis keras tuan rumah memasuki lapangan usai pertandingan dan secara brutal menyerang pemain dan suporter Al-Ahly.
Sebanyak 79 jiwa dilaporkan melayang pada kerusuhan itu. Kebanyakan dari mereka merupakan korban yang diserang dengan menggunakan berbagai macam senjata yang ditemukan oleh pihak berwajib Mesir setelah kejadian tersebut.
3. Tragedi Hillsborough
10-tragedi-terburuk-dalam-sepakbola
Pada April 1989 stadion Hillsborough menjadi venue pertandingan babak semi final piala FA yang mempertemukan Liverpool dan Nottingham Forrest.
Kapasitas stadion telah terisi penuh namun sejumlah suporter tetap berusaha memasuki stadion untuk menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga. Mereka berdesak-desakan dan saling dorong di pintu masuk stadion berusaha menerobos penjagaan para petugas keamanan.
Seperti layaknya stadion lain pada masa itu, Hillsborough memiliki pagar kawat yang mengelilingi lapangan untuk menghalangi para penonton memasuki lapangan pertandingan. Dan pada pagar kawat tersebutlah para penonton terdesak oleh dorongan penonton lain dibelakang mereka.
Awalnya dilaporkan sejumlah 94 jiwa kehilangan nyawa mereka pada tragedi yang diperingati oleh klub Liverpool setiap tanggal 15 April itu. Namun laporan akhir menyebutkan total 96 orang meninggal setelah beberapa hari kemudian seorang korban terluka meninggal dan kemudian 4 tahun berikutnya korban yang sempat koma juga menyusul.
2. Tragedi Accra Sports
10-tragedi-terburuk-dalam-sepakbola
Pada Mei 2001 digelar pertandingan antara 2 klub sepakbola paling sukses di kota Accra yaitu Accra Hearts of Oak Sporting Club dan Asante Kotoko. Suporter kedua klub-pun memenuhi stadion Accra Sports untuk menyaksikan laga derbi itu.
Hearts of Oak tertinggal 0-1 hampir sepanjang pertandingan sebelum akhirnya berhasil membalikan keadaan dengan unggul 2-1 di menit-menit akhir. Hal tersebut tidak dapat diterima oleh para pendukung tim tamu yang mulai melemparkan botol plastik dan kursi ke tengah lapangan.
Polisi segera bereaksi dengan menembakan gas air mata ke arah penonton yang menimbulkan kepanikan. Mereka yang panik berdesak-desakan mencari jalan keluar dan saling dorong juga injak di pintu keluar stadion. Akibatnya 127 orang meregang nyawa pada kejadian itu.
1. Tragedi Stadion Lima
Inilah tragedi terburuk dalam sejarah sepakbola di dunia. Terjadi pada tahun 1964 di Lima Football Stadium di kota Lima, Peru, saat digelarnya pertandingan final kualifikasi Olimpiade Tokyo, dimana tim nasional Peru menghadapi tim nasional Argentina.
Tim Argentina unggul 1-0, lalu kemudian gol penyeimbang tim Peru yang tercipta di menit akhir pertandingan dianulir wasit. Hal tersebut memicu kemarahan para penonton yang melempar berbagai benda ke lapangan.
Petugas keamanan kemudian menembakan gas air mata untuk meredam kerusuhan. Para penonton yang berusaha menghindari gas air mata memilih untuk meninggalkan stadion, namun pintu-pintu stadion dalam keadaan terkunci yang menyebabkan mereka saling dorong, dan terinjak-injak.
Kejadian itu merenggut 328 jiwa dan menyulut gelombang kerusuhan di jalan-jalan kota Peru memprotes tindakan polisi dan pemerintah selama beberapa hari.

Para Fans Terunik Di Dunia

Fans atau suporter merupakan bagian tak terpisahkan dari sepakbola. Kehadiran mereka selalu memberikan warna lain dalam setiap laga.
Dukungan penuh kepada tim kesayangan coba selalu diberikan. Tak jarang mereka bahkan nekad membuat aksi gila di pinggir lapangan demi menyemangati para pemain. Dan berikut ini adalah 7 fans yang melegenda berkat tindakan eksentriknya via vivabola.

1. Ivan Bogdanov (Serbia)
Sosoknya tegap dan besar. Bogdanov selalu muncul ketika Timnas Serbia bertanding. Sayangnya, dalam beberapa kesempatan suporter fanatik itu sempat terlibat aksi kerusuhan.

Bogdanov juga diketahui merupakan bagian dari gerakan nasional sayap kanan 1389. Sebuah kelompok yang terang-terangan memerangi atnis Albania.

2. Oranje Generaal (Belanda)Dia mulai dikenal luas pada Piala Dunia 2014 lalu. Kala itu pria yang bernama asli Winfried Witjes tersebut mendapat kalungan medali perunggu oleh Robin van Persie usai Belanda memenangi play off peringkat ketiga.

Winfried sudah bertahun-tahun setia mendampingi Die Oranje bertanding. Pada Piala Dunia lalu, dia nyaris gagal terbang ke Brasil karena masalah biaya. Tapi kemudian sebuah website membuat penggalangan dana agar sang jenderal bisa tetap memantau langsung perjuangan timnya.

3. Khaled
Hurriyya (Uni Emirat Arab)Sudah sekitar 40 tahun pria bernama asli Khaled Al Hammadi ini setia mendukung langsung saat tim negaranya bermain. Sebutan Hurriyya (kebebasan) disematkan kepada pengusaha restoran itu karena pubik salut dengan semangatnya.

4. Gaucho de Copa (Brasil)Nama aslinya Clovis Fernandes, dia berprofesi sebagai agen properti. Namun publik Brasil kini lebih mengenal pria paruh baya itu dengan sebutan Gaucho de Copa, atau Cowboy dari Piala, karena kebiasaannya menenteng replika Piala Dunia setiap kali memberikan dukungan bagi Selecao.

Diakui Clovis, Piala Dunia tiruan tersebut sudah dibawanya kemana-mana sejak pagelaran di Italia 1990 silam.

5. El Cole (Kolombia)Dia sekarang menjadi ikon suporter Kolombia. Kehadiran El Cole selalu menarik perhatian di stadion dengan mengenakan kostum burung rajawali yang merupakan lambang kebesaran Timnas Kolombia.

Nama asli El Cole adalah Gustavo Llanos. Dia mengaku selalu memberikan dukungan sejak 1990 silam.

6. Clement d'AntibesNama aslinya adalah Clement Tomaszewski. Pria ini sudah memberikan dukungan kepada timnas Prancis sejak 1982. Namun baru pada 1998 dia mampu mencuri perhatian dan dikenal luas karena aksi unik membawa ayam jago ke tribun stadion.

7. Manolo, el del Bombo (Spanyol)
Manuel Caceres Artesero dikenal sebagai ‘Manolo, el del Bombo’ (Manolo si pembawa drum). Dia setia memberikang dukungan bagi La Furia Roja sejak 1982. Karena kesetiaannya itu, sekarang federasi sepakbola Spanyol menyatakan kesediaan membiaya segala ongkos perjalanan Manolo untuk menyaksikan timnas Spanyol berlaga.

5 Pesepakbola Dengan Tinggi Badan Tertinggi Di Dunia

Selama ini kita mengetahui bahwa Jan Koller (Republik Ceko) dan Peter Crouch (Inggris) adalah pesepakbola dengan ukuran tinggi badan yang tak awam. Tapi tahukah Anda jika kedua pemain tidak masuk ke dalam daftar 5 pesepakbola tertinggi di dunia ini. Berikut daftar pesepakbola yang memiliki tinggi melebihi Jan Koller (202 cm) dan Peter Crouch (201 cm) seperti dilansir dari Thebesteleven:

1. Kristof van Hout – 208 cm
http://hermawayne.blogspot.com
Penjaga gawang berkebangsaan Belgia ini bermain untuk klub Liga Belgia, Standard Liege. Dengan tubuh menjulang setinggi 2,08 meter, pesepakbola ini dianggap yang paling tinggi di dunia.

2. Yang Changpeng – 205 cm
http://hermawayne.blogspot.com
Saat ini, striker asal China yang pernah dicoba oleh klub Liga Ingris, Bolton Wanderers ini bermain untuk klub Three Gorges Kangtian, China. Pemain ini juga dijuluki sebagai Peter Crouch-nya China.

3. Vanja Iveša – 205 cm
http://hermawayne.blogspot.com Kiper Kroasia ini bermain untuk klub Liga Turki, Eskisehirspor.

4. Tor Hogne Aarøy – 204 cm
http://hermawayne.blogspot.com
Tor Hogne Aarøy (lahir 20 Maret 1977) adalah striket Norwegia yang bermain untuk JEF United di Jepang. Sebelum bermain di Negeri Matahari Terbit, pemain jangkung ini bermain di klub Aaslesun FK di Norwegia.

5. Øyvind Hoås – 203 cm
http://hermawayne.blogspot.com
Striker Norwegia ini bermain di divisi 2 di Norwegia bersama klub Sparta Sarpsborg FK. Dia juga seorang mantan pemain nasional Norwegia untuk usia 21 tahun dan telah dikaitkan dengan Norwich City.

10 Pelatih Bergaji Termahal



 Pelatih Bayern Munich Pep Guardiola terungkap sebagai pelatih bergaji termahal di dunia. Mantan pelatih Barcelona yang mulai melatih Bayern awal musim ini menempati posisi teratas daftar 10 pelatih bergaji termahal di dunia.

Seperti dilansir Tribal Football, Guardiola mendapat gaji sebesar €17 juta pertahun (Rp 281,5 miliar) untuk memimpin Philipp Lahm dan kawan-kawan. Sementara di posisi dua teratas ditempati manajer Chelsea, Jose Mourinho dengan €10,03 juta  

Dalam 10 daftar pelatih bergaji termahal, empat di antaranya merupakan pelatih klub Premier League. Setelah Mourinho di posisi dua, disusul Arsene Wenger (Arsenal), David Moyes (Manchester United) dan Manuel Pellegrini (Manchester City).

Arsitek timnas Rusia, Fabio Capello menjadi satu-satunya pelatih timnas yang masuk dalam daftar 10 pelatih bergaji termahal. Pelatih dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona juga masuk dalam daftar.

Berikut ini 10 pelatih sepakbola bergaji termahal di dunia:
1. Pep Guardiola (Bayern Munich)            €17 juta
2. José Mourinho (Chelsea)                     €10,03 juta
3. Marcello Lippi (Guangzhou)                  €10 juta
4. Arsene Wenger (Arsenal)                    €8,2 juta
5. Fabio Capello (Russia)                        €7,8 juta
6. Carlo Ancelotti (Real Madrid)                €7,5 juta
7. David Moyes (Manchester United)         €5,9 juta
8. Gerardo Martino (FC Barcelona)            €5,4 juta
9. Jurgen Klopp (Borussia Dortmund)        €4,3 juta
10. Manuel Pellegrini (Manchester City)     €4,1 juta

8 Pesepakbola Yang Kurang Di Sukai

Perilaku pesepakbola, baik di dalam dan luar lapangan selalu menjadi sorotan utama. Dari situlah seorang pesepakbola bisa dicintai atau dibenci suporter. Lalu, siapakah pesepakbola yang paling dibenci?

Berikut ini adalah deretan pesepakbola paling dibenci seperti dikutip dari unikgaul.com:

8. Ashley Young (Manchester United/Inggris)
Winger MU ini dibenci karena sering melakukan diving saat pertandingan. Musim ini, Young mendapat cemoohan setelah melakukan diving saat melawan Real Sociedad dan Crystal Palace.

Aksi curang pemain 28 tahun itu sempat menjadi bahan ejekan di dunia maya. Young digambarkan lebih cocok menjadi atlet loncat indah daripada pesepakbola.

Dari 200 pertandingan Premier League, Young sudah memenangi 11 penalti. Bahkan, manajer MU, David Moyes, meminta Young menghentikan kebiasaannya melakukan diving.
“Saya selalu mengatakan tidak menyukai aksi diving. Young pantas mendapatkan hukuman. Saya tidak ingin pemain-pemain saya melakukan diving. Saya tidak ingin siapa pun melakukan itu,” ujar Moyes.

7. Dani Alves (Barcelona/Brasil)
Menjadi seorang bek kanan, Alves memang jarang mengancam pertahanan lawan. Namun, bek timnas Brasil itu lihai membuat lawan diusir wasit lewat aksi-aksinya di lapangan. Yang paling terkenal adalah ketika Barcelona menghadapi Real Madrid di semifinal Liga Champions 2010/2011. Ketika itu Alves berhasil membuat bek Real Madrid, Pepe, diusir wasit.

Ketika itu Alves pura-pura kesakitan karena pelanggaran Pepe. Padahal, dalam tayangan ulang, kaki bek asal Portugal itu tidak mengenai kaki Alves. Namun, Alves berhasil melebih-lebihkannya dengan membuang badannya ke lapangan. Sejak saat itu, Alves menjadi salah satu pemain paling dibenci suporter Madrid.

6. Ashley Cole (Chelsea/Inggris)
Ada sejumlah alasan kenapa Cole dibenci banyak suporter. Salah satunya keputusannya untuk meninggalkan Arsenal pada 2006 demi gaji yang lebih besar bersama Chelsea. Cole beberapa kali menyakiti WAGs kesayangan Inggris, Cheryl Cole, dengan berselingkuh hingga keduanya cerai pada 2010.

Cole beberapa kali tertangkap kamera merokok. Pada Februari 2011, bek timnas Inggris itu menembak seorang mahasiswa dengan senapan angin. Pada Oktober 2012, Cole menghina Presiden FA yang juga calon raja masa depan Inggris, Pangeran William.

5. Sergio Busquets (Barcelona/Spanyol)
Sering melakukan diving hingga membuat lawannya mendapat kartu kuning atau merah. Busquets juga lihai dalam memprovokasi lawan. Gelandang 25 tahun itu dianggap beruntung bisa meraih sukses bersama Barcelona dan timnas Spanyol. Pasalnya, Busquets tidak memiliki kemampuan yang istimewa sebagai gelandang bertahan.

4. Patrice Evra (Manchester United/Prancis)
Sebagai kapten timnas Prancis di Piala Dunia 2010, Evra merupakan pemimpin aksi mogok latihan skuad Les Blues. Jelang Piala Eropa 2012, Evra tertangkap kamera mengusapkan kostum timnas Prancis ke bagian bokongnya saat laga persahabatan melawan Serbia, Juni 2012.

Evra pernah menghina Arsenal sebagai tim akademi pada Desember 2010. Dan bek 32 tahun itu tentunya menjadi pemain yang paling dibenci suporter Liverpool menyusul perseteruannya dengan Luis Suarez.

3. Luis Suarez (Liverpool/Uruguay)
Mengigit lawan, gemar diving dan menghina lawan secara rasial (kasus Patrice Evra). Suarez pernah mengigit lawan saat masih memperkuat Ajax Amsterdam, dan kembali diulanginya saat menggigit bek Chelsea, Branislav Ivanovic, pada April 2013. Gigitan itu membuat Suarez dihukum 10 pertandingan.

Suarez pernah dihukum selama delapan pertandingan karena tindakan rasial terhadap Evra. Striker 26 tahun itu juga dicap sering melakukan diving. Bahkan, Suarez sempat berseteru dengan David Moyes ketika masih melatih Everton. Setelah dituduh sering melakukan diving oleh Moyes, Suarez kemudian merayakan gol ke gawang Everton dengan melakukan aksi diving di depan manajer asal Skotlandia tersebut.

2. Pepe (Real madrid/portugal) 
Banyak perilaku pepe yang membuatnya dibenci suporter. Meskipun ia merupakan salah satu dari bek terhebat di dunia saat ini, tetapi tackle-tackle kasarnya yang kerap di sengaja untuk melukai lawan membuatnya menjadi di benci banyak orang.

1. Joey Barton (QPR/Inggris)
Barton merupakan pesepakbola paling dibenci karena perilakunya di dalam dan luar lapangan yang sering membuat kontroversi. Barton pernah mencolok mata rekan setimnya di Manchester City dengan cerutu yang masih menyala pada Desember 2004.
Setahun berikutnya, Barton mematahkan kaki pejalan kaki saat mengendarai mobil. Pada September 2006, mantan pemain Newcastle United itu menurunkan celananya ke arah fans Everton di Goodison Park.

Maret 2007, Barton pernah ditangkap karena menganiaya sopir taksi. Dua bulan kemudian, Barton memukul rekan setimnya di ManCity, Ousmane Dabo, hingga masuk rumah sakit. Puncak kegilaan Barton adalah dipenjara selama 77 hari karena melakukan penganiayaan di Liverpool City Centre.

10 Pesepakbola Yang Tersangkut Masalah Hukum

Masalah hukum bisa menimpa pada siapa saja, tak terkecuali pemain sepakbola. Namun beberapa bintang lapangan hijau kerap tersandung hukum karena mabuk, melakukan kontak fisik, dan tak jarang persoalan lalu lintas. Berdasarkan penelusuran Plasadana untuk Yahoo Indonesia setidaknya terdapat tujuh pesepakbola yang pernah berurusan dengan penegak hukum.

1. Bruno Souza
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCbRKqk_L93x_sGZslzdJOAgZ6ElCq9Zcq-P8K3uO5hS7HXVYB2i73mw1TO4ofvHrWxg2fw6boEQB7NCXk5ajzBgndBDw3NqELzB21USlOd34ll6YziYTzw7QDFcTR-APmTkfS2hqhFKTy/s1600/flabruno_marino_190310001.jpg 
Mantan kiper Flamengo, Bruno Fernandez de Souza, mendapatkan vonis 22 tahun penjara karena membunuh kekasihnya, Elizia Samudio. Polisi menangkap Souza dan melemparkannya ke bui sejak Juli 2010. Dari situ pula, kontrak Souza dengan Flamengo batal.
Sebelumnya, Souza pernah bermain untuk Atletico Mineiro dan Corinthians. Namanya juga pernah menjadi kandidat kiper tim nasional Brasil, untuk berlaga di Piala Dunia 2010. Namun ia gagal terpilih.

2. Joey Barton  
http://i3.mirror.co.uk/incoming/article191010.ece/alternates/s2197/joey-barton-pic-getty-images-641407737.jpg
Joseph Anthony "Joey" Barton, kini bermain di Klub Olympique de Marseille, Ligue 1. Di sana ia menyandang status pinjaman sepanjang musim dari Queens Park Rangers. Barton terkenal akrab dengan kasus hukum.
Yang terparah adalah menyerang orang yang tidak kenal. Itu terjadi pada 27 Desember 2007, dini hari, kala Barton mabuk berat dan memukul seseorang sampai jatuh ke tanah. Kekerasan itu terekam kamera pemantau di dekat lokasi kejadian.
Tak lama kemudian, Barton memukuli remaja berusia 16 tahun. Alasannya, si pemuda telah menyerang sepupu Barton. Ia pun mendapatkan hukuman enam bulan penjara. Namun dengan uang tebusan, Barton cuma meringkuk dalam sel selama 77 hari, dan bebas pada 28 Juli 2008.

3. George Best  
http://i1.mirror.co.uk/incoming/article1784935.ece/alternates/s615/George%20Best%20of%20Manchester%20United%20FC,%201968.jpg
Best merupakan salah satu legenda klub asal Inggris, Manchester United. Pria kelahiran Irlandia utara itu berhasil mengantar tim berjulukan Setan Merah itu meraih gelar juara Divisi Satu Inggris tahun 1965 dan 1967, serta merebut Piala Eropa tahun 1968. Peran besarnya dalam tim membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa tahun 1968.
Namun sayang, kecemerlangan di atas rumput sedikit terganggu karena Best kecanduan alkohol. Pada 1984, ia sempat mendekam di penjara selama 3 bulan sebagai
ganjaran setelah terbukti mengemudi saat mabuk.

4. Karim Benzema dan Frank Ribery 
http://www.sbobetmania.net/wp-content/uploads/2014/02/130617153534-karim-benzema-franck-ribery-single-image-cut.jpg
Ribery dan Benzema diadili atas tuduhan membayar PSK di bawah umur bernama Zahia Dehar untuk layanan seksual. Insiden ini terjadi pada 2008 dan 2009. Ribery sendiri mengaku telah membayar Dehar untuk melayaninya di München kala 2009. Tapi ia mengklaim tidak mengetahui jika Dehar berusia di bawah umur.
Di waktu terpisah, Benzema dituduh membayar Dehar untuk seks pada 2008. Kala itu usia Dehar baru 16 tahun. Namun Benzema mengatakan tidak pernah tidur dengan Dehar. Di Prancis, pria atau perempuan yang membayar seks dengan seseorang di bawah 18 tahun bisa dihukum hingga tiga tahun penjara. Dan denda 45 ribu euro, setara Rp705 juta.
Tepat sebelum Piala Dunia 2014, keduanya bebas dari tuduhan tersebut. Menurut hakim Perancis, temuan kejaksaan tidak cukup sebagai bukti bila Benzema dan Ribery mengetahui umur Dehar masih di bawah umur.

5. Raheem Sterling
http://cdn.images.express.co.uk/img/dynamic/131/590x/450081476-480745.jpg 
Pada 2 Novembe 2012, Raheem Sterling masih beumur 17 tahun. Dan ia harus menjalani pemeriksaan kepolisian dengan dugaan menyerang seorang perempuan. Usai interograsi, gelandang Liverpool itu tak menjalani penahanan. Namun polisi masih melanjutkan penyelidikan terhadap penyerangan ini. Hingga akhirnya kasus ditutup, karena jaksa gagal menghadirkan saksi. Sterling pun hanya wajib membayar kerugian sang korban.

6. Diego Michelis
http://statik.tempo.co/?id=96497&width=475 
Tidak hanya di luar negeri, beberapa pesepakbola dalam negeri juga tersandung hukum. Seperti Diego Michelis yang kini merumput di Mitra Kukar. Diego yang kala itu sedang popular, karena masuk skuad tim nasional dan mengubah status kewarganegaraannya, terlibat kasus pemukulan pengunjung sebuah klub malam. Diego dinyatakan terbukti bersalah dan divonis penjara tiga bulan 20 hari.

7. Mesut Özil
http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/02830/mesut-ozil-getty_2830088b.jpg 
Pada 2012, Özil yang memiliki kontrak dengan Nike. Namun kala Juli 2012, produsen sepatu itu lalu menggugat Özil secara perdata. Nike menuding pemain dengan posisi gelandang serang itu telah melanggar klausul matching right atau hak membandingkan.
Klausul matching right pada kontrak mengatur bahwa setelah perjanjian berakhir, Nike memperoleh hak untuk membandingkan tawaran produk lain kepada Özil. Dengan kata lain, Özil harus memberitahukan kepada Nike tentang tawaran sponsor lain. Dalam putusannya, hakim menyatakan Özil terbukti tidak melaksanakan kewajiban dalam kontrak terkait klausul itu.
Hakim juga memberikan kesempatan kepada Nike untuk mengajukan tawaran sponsor baru. Selama proses matching right berjalan, hakim melarang Özil menggunakan sepatu merek Adidas selama 180 hari. Namun akhirnya Özil pindah dan menyetujui kontrak dengan Adidas hingga sekarang.

Sumber : Yahoooleh Qidsy Cikal